Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo: Dengan konsep 4 M (membersihkan, menanam, menjaga dan melestarikan) bisa meminimalisir bencana yang kerap terjadi di negeri kita akhir-akhir ini dan alam ini tetap terjaga dengan kesadaran penuh dari manusianya sendiri
 
Berita ini juga bisa akses pada handphone anda http://m.bangfauzi.com

Busway Koridor XI-XV Akan Dikaji Terlebih Dahulu

Selasa, 02/02/2010, 09:33 WIB
Pemprov DKI segera mengkaji koridor XI hingga XV. Pengembangan lima koridor busway yang baru ini telah dimasukkan dalam rencana lima tahunan Pemprov DKI yaitu pada RPJMD DKI 2007-2012.

"Koridor XI-XII dalam perencanaan, XIII-XV dalam penajaman," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota Jakarta, Senin (1/2).

Bang Fauzi meminta agar kajian itu segera dilakukan, sehingga tahun 2012 harus sudah selesai 15 koridor.

Dengan demikian, waktu penyelesaian bagi kelima koridor terakhir itu tinggal dua tahun lagi sehingga Pemprov harus mempercepat proses konstruksi.

Beberapa jalur yang membutuhkan penajaman desain adalah koridor XIV (Pasar Minggu-Manggarai) yang jalurnya sempit sehingga disiapkan alternatif jalan layang non tol untuk mengakomodasi hal tersebut.

"Saya minta dipertajam. Apakah `fly over` itu untuk `through traffic` (jalur langsung) atau untuk busway. Misalnya jalan Pasar Minggu ke Pancoran kan sempit, bisa dibuat buswaynya mengambil satu jalur, sehingga jalurnya sisa satu, kemudian through trafficnya di atas," jelasnya.

Begitu juga arus dari Depok ke Jl TB Simatupang yang sudah memiliki jalan susun namun belum ditentukan dalam desain teknil detilnya jalur mana yang akan digunakan sebagai busway.

"Di RPJMD tidak menyebut mana yang akan lewat di atas (busway atau arus lalin), saya minta segera dilakukan kajiannya," paparnya.

Jalur XV (Ciledug-Blok M) juga membutuhkan penajaman kajian karena ruas jalan yang sempit dan kemacetan seringkali terjadi dan bertambah parah dengan banyaknya angkutan umum yang "ngetem" sembarangan disepanjang jalur.

Sementara di jalur tersebut ada alternatif pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sehingga kajian dibutuhkan untuk menentukan apakah busway dibutuhkan.

"Apakah jadi dipasang busway atau menggunakan MRT, jadi busway didrop terus diganti feeder saja," katanya.

Data dari BLU Transjakarta menyatakan dengan adanya delapan koridor yang beroperasi saat ini, total panjang lintasan busway Transjakarta mencapai 143,35 kilometer dengan jumlah armada 426 unit.

Sedangkan penumpang yang telah terangkut selama 2009 berjumlah 83.205.397 orang dan mengalami kenaikan penumpang dibandingkan 2008 sebanyak 8.585.402 orang atau sebesar 11,50 persen.

Koridor I dengan (Blok M-Kota) merupakan koridor yang tingkat aktivitas penumpangnya paling tinggi dibandingkan koridor lainnya dengan rata-rata sekitar 78 ribu orang per hari disusul dengan koridor II (Pulogadung-Harmoni) dan koridor III (Kalideres-Harmoni) dengan rata-rata penumpang sekitar 31 ribu orang per hari.

Pada Oktober 2010, BLU Transjakarta berencana mengoperasikan Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) dan X (Cililitan-Tanjung Priok) dan tengah mengadakan lelang bagi 139 bus untuk kedua koridor.||bim/kohr/fuad


Bookmark and Share
:: Berita Sebelumnya
 
   
   

   

 
Crisis